Aku hanya menggeleng. Aku hanya diam melihatnya berlalu. Vidio Sex Apalagi ketika ketika mulut wanita itu mengulum kepala burungku dan memainkannya dengan lidahnya. “Yang keluar air mani Ndre. ma..af bu” gumamku pelan sambil menundukkan wajahku. Dengan sigap ia melepas daster yang dikenakannya. “Dari siapa? “iya enak tapi aku belum keluar kamu dah keluar dulu, ga jadi deh” jawab wanita itu. Entah kesambet darimana, aku akhirnya menuju alamat bu Sri yang sebelumnya mampir ke ATM untuk mengambil uang. ketiaknya bu Bambang kok banyak bulunya” jawabku seadanya. Pelan aku mengimbangi gerakannya dengan menggoyangkan pinggulku maju mundur yang makin lama semakin cepat. Kulihat air maniku berceceran banyak sekali di lantai dan sofa rumah itu.




















