Boleh saya menumpang?” Mikha berteriak kepadaku. Bokep Tante Kurasakan betapa nikmat rasanya kemaluan Mikha, ternyata lubang kemaluan Mikha masih sempit, walaupun bukan lagi seorang perawan. Mikha tersentak kaget. Saat itulah pandanganku bertemu dengan tatap mata seorang gadis yang bergerombol dengan teman-temannya di atap sebuah mini bus. “Mas, setelah ini mau kemana?”
“Pulang. “Iya, demi ____ (nama partai), kami rela begadang semalaman.”
“Hebat.”
“Mas di sini aja, Mas. Baru kurasakan sekali ini lubang kemaluan bisa seperti ini. Mikha cuma mengangkat tinjunya, tapi matanya kulihat mengedip. Gadis ini benar-benar cantik. Ngantuk. Mereka lumayan loyal terhadap partai mereka itu, walaupun tampak sedikit kecewa, karena pemimpin partai mereka itu kurang berani bicara. Malam itu bundaran HI didatangi Kapolri yang meninjau dan ‘menyerah’ melihat massa yang telah bergerombol untuk pawai dan kampanye, karena jadwal resminya adalah pukul 06.00 –










