Aku memutuskan untuk berjalan-jalan di kebun belakang mengalihkan pikiranku yang semakin menjadi-jadi.Tak terasa, hari mulai gelap, aku kembali ke rumah yang dimana ‘arus’ setan sangat terasa. Endah tidak memperdulikan keberadaanku di belakangnya yang sudah sangat dilanda birahi.“Aku juga masih pengen punya anak lagi” kataku serius“Memang tiga masih kurang?” Tanyanya sambil tersenyum geli.“Kurang, makanya ayo kita buatnya sama-sama, ndah”Belum sempat endah berpikir apa maksud kalimatku. Link Bokep Menghirup dalam-dalam, dan menghembuskannya perlahan. Aku tidak memperdulikan rasa laparku meskipun aku belum makan. Tidak lupa dengan kaus kaki dan daleman celana panjang. Namun jika tidak, aku akan bernafsu pada setiap wanita cantik dan montok yang aku temui.Seperti wanita yang duduk di sebelahku ini saat di dalam bus menuju rumah orang tua ku.




















