sana buu.., ambil alat kerokannya”, tambah Pak Sun dan segera saja Bu Sun pergi meninggalkan kamarku.Tdk lama kemudian Bu Sun mencul kembali dan dikedua tangannya telah membawa alat kerokan dan segelas air minum serta obat tolak angin dan sambil meletakkan barang bawaannya di meja, Bu Sun mengatakan.“Paakk…, lebih baik kaosnya dibuka saja”, katanya dan Pak Sun yg masih menemaniku di kamar terus menimpalinya. Bokeb Aku diamkan saja kakiku di tempatnya seolah-olah aku menginjaknya secara tdk sengaja, tetapi beberapa saat kemudian terasa kakiku di injak oleh kakinya yg sudah tdk memakai sendalnya lagi, jadi aku mengambil kesimpulan kalau tendangan kaki Bu Sun tadi itu pasti disengajanya.Aku diamkan saja injakan kakinya dan tdk lama kemudian telapak kakinya di geser-geserkan di atas kakiku dan tentu saja hal ini tdk kubiarkan, jadi sambil tetap




















