Udah biasa gitu ya?”
“Bukan begitu,” sahutku cepat-cepat. Bokep Mama Kupungut CD-nya yang masih tergeletak di lantai, kusimpan. Dengkulku membuka pahanya dan penisku merengsek masuk mencapai selangkangannya. Tangan kananku yang ada di bahunya perlahan bergeser turun. Kami berpelukan erat. Lagian kalaupun turun, tak ada masalah bagi Mas.”
Dia diam lagi. Asli dari Manado tapi kelahiran Makassar. Tak semesra dulu lagi. Gemericik suara douce menandakan Alia sedang mandi. Alia mengerang. Dan untuk berlanjut sampai ke ranjang pun tak semudah seperti yang biasa Anda lakukan: begitu ketemu, kenalan terus langsung jilat-jilat vagina dan tancepan. “Tenang Yang, nanti gue anter.”
Sesuai permintaannya, Alia kuturunkan di dekat Mess penginapannya. Bahkan Alia membentangkan kakinya. Dari beberapa alternatif alasan dan memperhitungkan resikonya, Aku memilih alasan “dinas luar ke Semarang”.




















