Dia tersenyum manis dan menyebut nomor HP tertentu. Andi dan Al mengikuti saya. Bokep Mama “… nunggu temen,” saya mendengar suara si cewek saat saya mendekati mereka. Cewek yang sangat manis, dengan sepasang matanya begitu bulat dan jernih. Minggu itu selama tiga hari berturut-turut saya membelikan makanan buat mereka. “Nama yang bagus, lagi menunggu siapa Vi?” tanya saya. Sambil makan saya menatap dia, yang dibalas juga oleh si cewek. Rupanya saat itu Vivi mentraktir Andi bersama dengan teman-teman SMA-nya. “Vivi..” jawabnya pendek. Kaos hitam tipisnya tidak bisa menyembunyikan tonjolan buah dadanya, “Lumayan cukup besar,” pikir saya.“Tuh cewek cakep banget Gus, kayaknya lagi memperhatikan kita-kita…” bisik Andi yang duduk di samping saya.




















