Aku benar-benar diperlakukan seperti budak malam itu. Telepon di kontrakanku berdering. Bokep Korea Bagaimanapun juga aku harus menemui Nyonya Hana di seberang hutan.Akhirnya, aku nekat juga. Dia adalah majikanku. Wanita-wanita yang kebetulan melihatku, tersenyum menahan malu. Kedua tanganku terikat ke atas dan kakiku pun sedikit terangkat ke atas, sehingga aku hanya dapat bertumpu pada ujung jari-jari kaki.Nyonya Hana lalu mengambil cambuk dan mencambuk tubuhku sekitar 30 cambukan keras. Aku pingsan di tiang siksaan.Ketika aku sadar, aku sudah berada di dalam villa. Ternyata itu adalah Nyonya Hana. Bisa-bisa aku tersesat karena tidak tahu arah sama sekali. Aku adalah seorang budak.Nyonya Hana menaruh makanan yang dibawanya di mangkuk makanan anjing dan menyuruhku untuk makan dalam keadaan merangkak dan hanya boleh menggunakan mulut seperti layaknya seekor anjing.




















