“aahh…” Lenguhku
Kurasakan kehangatan lidah dalam mulutnya. Vidio Bokep Memang aku lihat ada beberapa kelompok, masing-masing dengan bendera partai mereka dan atribut yang bermacam-macam. Pulang lho! Dengan lincah Mikha telah duduk di sampingku. “Iya”. Hahaha.”
Dia ikut tertawa. Sampai ketemu.” Pamitku. Dia telah semakin akrab denganku. “Aduh Mikha, jangan kena gigi dong…, Sakit. Kudorong lagi perlahan, kuperhatikan wajah Mikha dengan matanya yang tertutup rapat, ia menggigit bibirnya sendiri, kemudian berdesah. Dadanya mengembang sempurna, tegak berisi. Biarinlah. Tapi dari tempatku berdiri, aku dapat melihat di dalam mini bus itu ada sepasang remaja berciuman. “Saya nggak bakal lupa deh sama malam ini, saya akan inget terus malem ini, jadi kenangan manis saya”
Aku hanya tersenyum dengan lelah dan berkata “Iya Mikha, saya juga, saya nggak bakal lupa”.




















