Pokoknya aku harus meraih impianku Qora, harus…haruss….haruss,” huh kebiasaan Sava kalau sudah begini, dengan semangatnya dia nyerocos tanpa henti.“Apa sih yang enggak buat permaisuriku yang cantiknya kelewatan ini,” aku mencubit pipinya gemas sangat gemas hingga dia meringis kesakitan dan menampakan wajah kesal kepadaku. Film Porno Bulu-bulu halusnya aku kulum lalu aku tarik pelan. Gak apa-apa kan Qora sayang ?”Walau ada rasa miris, tapi aku coba mengerti, “iya gak apa-apa kok.”“Awas loh cari pacar lagi !” nadanya langsung berubah menyeramkan, dasar wanita.Hari terus berlalu, Sava terlihat cantik di layar kaca dengan balutan berbagai macam rancangan busana dari para desainer ternama. Hingga mampu menyeret bibir kami berdua untuk saling bertemu.Lembut, harum dan rasa-rasa yang gak mampu lagi aku terjemahkan ke dalam kosa kata yang ada di dunia ini, untuk menggambarkan apa yang saat




















