“Ini akibatnya kalau jadi perempuan genit!!”
Erik menariknya lagi untuk kedua kalinya, pakaian dalamku semakin terlihat. Bokep Thailand Aku melihat Erik mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. Kamu itu perempuan apa??!! Aku tidak akan pernah membencimu Maria..”
Pelukan Erik semakin erat. “..Erik? Temennya juga..” ujar Sara sambil tertawa kecil. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Ayo, aku temani kamu sampai kamu tertidur. “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit. ‘Senjata’nya sudah memasuki diriku seutuhnya dan sakit yang kurasakan itu sedikit aneh, ada kenikmatan di dalamnya. “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku. Artis ya?”
“Mungkin ya..”, kata Bunda Risa sambil tertawa kecil.




















