Dan itu sudah lebih dari cukup bagiku. Hatiku terasa sakit dan ngilu. Sex Bokep Tomo melihatku dengan penuh nafsu. Kita akan kedatangan seseorang yang sangat istimewa”, katanya sambil tersenyum hangat.Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih? Tomo bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna. Aku lumayan capek, tapi aku senang. Sakit!! Aku takut dibenci. Maria. Permainan berakhir.Tapi aku masih mematung di depan kamarnya, memperhatikan Tomo dari sebelah pintu yang sedikit terbuka. Tapi, di depan kamar Tomo aku berhenti.Pintunya terbuka sedikit. Rasa takut dan kesepian menyerang hati dan pikiranku. “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit.Tomo mulai tidak sabar, dan dia memasukkannya dengan kasar.“Aaahh..!!”Aku menjerit dan mulai menangis lagi. Aku pun menunggunya untuk pulang sambil bermain Play Station di kamarku.




















