“Iya, tapi aku kan lupa, nomorku udah sering ganti” Lalu aku menyebutkan nomorku. Bokep Ooi.. Aku heran mengapa Arya tidak mau menerima cintaku padahal kami sudah dekat dan hampir saling tergantung, dan sampai detik ini aku tetap tak habis pikir kenapa dia menolakku, padahal aku memiliki hampir semua hal yang dia butuhkan untuk kesenangannya. Tak lama kemudian, mungkin karena terganggu suara desahanku, akhirnya dia bangun dan kaget karena ada sebentuk wajah yang menempel pada wajahnya.“Ooi.. “Kamu sendiri gimana? “Nomorku nggak kuganti kok” jawabku. Udah, pake tu baju!”
“Nggak ah, aku pengen anu lagi, kamu aja bisa dua kali”Aku tertawa terbahak-bahak.




















