Haduhh!! Saya digilir mereka berdua di sana. Bokep Barat Tapi lamalama kebiasa juga. Kenapa? Sanggul yang belum saya copot (apa seharusnya saya copot juga?) ngganjal belakang kepala saya. Waktu sedang nyebrang jalan, Simbok ketabrak mobil. Saya nggak punya uang, jadi saya cuma bisa bilang maaf, dan si ibu malah ngancam secara halus. Semua orang nengok dan nggak lihat apaapa lagi.Saya sendiri selalu merasa jelek lho kalau tampil bersama Simbok. Iya, saya mulai sadar saya sedang jual badan saya itu sebenarnya salah, tapi kok kenapa saya jadi nggak peduli? Waktu kondangan pernikahan, semua orang di Pasar datang dan memberi selamat ke saya, si Denok, penari jalanan berkemben merah yang sudah ketemu jodoh.Untungnya, Juragan termasuk dihormati di Pasar dan semua orang tidak ada yang mempermasalahkan pilihan beliau untuk mengangkat saya yang hina dan




















