Jantungku berdetak cepat, dan antara ingin menghentikan Timo dan —entahlah. Aku dan Budi tertawa melihatnya. Bokep Montok Budi menciumku, lalu mengajakku untuk mandi. Lalu dengan tangan kananku kuarahkan kepala Budi mendekati kontolku. Dan sejak itu aku sering… replay kejadian itu lagi di kepalaku.” Mendengarnya aku kaget juga. Menelan ludah, Timo melepas kausnya dan bertanya,“Kamu mau ngga kita main bertiga?” Aku ikut menelan ludah. Selang beberapa saat di tengah- tengah kediaman kita berempat, Budi bangun dari duduknya, berkata dan meninggalkan kita bertiga masuk ke dalam kamar tidur. Lalu diarahkannya kontolku masuk ke dalam lubang yang masih sangat rapat itu. Seketika itu juga Budi melihat ke arahku, dan aku hanya membalas pandangannya tanpa bergerak. Dan keperluan apa yang Timo punya denganku.Sekarang hanya tinggal aku dan Timo di ruangan ini.










